Ezine Publishing, Sarana Preselling dan Membangun Email
List
Sebagai seorang
affiliate marketer maupun vendor pemilik produk, fungsi preselling merupakan
satu cara untuk mengarahkan calon pembeli ke sebuah halaman yang berisi
informasi lengkap, features dan benefits, spesifikasi, konten, harga, bonus, testamen
pengguna lain dari sebuah produk atau jasa yang kita kenal dengan sales page atau sales letter
Email list adalah daftar dari orang-orang yang berminat atas penawaran ezine publishing anda. Mereka terjaring mereka melalui sebuah optin form atau optin box di mana mereka menulis nama dan alamat email mereka dengan suka rela untuk bisa berlangganan ezine publsihing anda
Email list ini mempunyai nilai yang tinggi karena anda bisa melakukan follow up atas penawaran terdahulu, mengirim informasi berharga, menawarkan produk lain yang masih berkaitan dengan produk utama (komplementer), product reviews, atau perkembangan terbaru dari situs atau blog anda dan sebagainya. Jadi, inti dari ezine publishing adalah membangun jalur komunikasi yang kontinu dengan prospek anda dan harus dimulai begitu anda meluncurkan situs anda.
3 KOMPONEN EZINE PUBLISHING
Itulah
sekelumit informasi seputar ezine pubishing yang sangat penting dan mutlak
harus ada bila ingin meraih sukses dalam niche business anda. Untuk membangun
Multiple Niche Busnessess anda bisa memperoleh informasi lengkap di Niche Profit
Classroom.
Ezine
publishing dalam format sebuah newsletter berkala atau mini-course publishing
merupakan elemen strategis dalam sebuah niche marketing website yang akan kita
bangun. Bagi affilate marketer ezine publishing merupakan alat yang ampuh
dengan fungsi sebagai berikut:
- Melakukan preselling dari
produk atau jasa yang kita promosikan.
- Membangun email-list yang
merupakan kemutlakan untuk mengembangkan multiple niche business kita.
Penjelasannya
sebagai berikut:
PRESELLING

Sales page ini
berfungsi untuk melakukan SELLING. Di sinilah pemilik produk (yang tadinya juga
melakukan Preselling) berusaha dengan keras dan sebaik-baiknya untuk menjual
produknya. Semua informasi penting yang membuat seorang potential buyer menjadi
buyer sesungguhnya dituangkan oleh vendor dalam sales page ini.
Preselling tidak melakukan sellling, tetapi membuat orang
meng-klik link menuju sales page. Itu saja. Hindari
mencoba untuk menjadi penjual, karena fungsi itu dilakukan oleh vendor. Kalau
anda memaksa menjadi penjual berarti anda telah salah mem-posisikan diri dan
harus bersaing dengan pemilik produk dan bukannya mendukungnya.
Konten ezine
publishing berupa sepotong informasi yang harus dapat menimbulkan minat calon
pembeli untuk memperoleh informasi lengkap yang bisa didapatkannya di sales
page si vendor. Begitulah konsep preselling dalam ezine publishing
MEMBANGUN EMAIL LIST
Seperti
disinggung di atas membangun email list merupakan suatu kemutlakan. Tanpa email
list sulit untuk berharap usaha niche marketing anda bisa berkembang. Begitu
pentingnya email list tercermin dari ungkapan yang terkenal di internet
marketing; ‘The Money
is in the List’. No list no money, begitu kira-kira maksudnya
Email list adalah daftar dari orang-orang yang berminat atas penawaran ezine publishing anda. Mereka terjaring mereka melalui sebuah optin form atau optin box di mana mereka menulis nama dan alamat email mereka dengan suka rela untuk bisa berlangganan ezine publsihing anda
Email list ini mempunyai nilai yang tinggi karena anda bisa melakukan follow up atas penawaran terdahulu, mengirim informasi berharga, menawarkan produk lain yang masih berkaitan dengan produk utama (komplementer), product reviews, atau perkembangan terbaru dari situs atau blog anda dan sebagainya. Jadi, inti dari ezine publishing adalah membangun jalur komunikasi yang kontinu dengan prospek anda dan harus dimulai begitu anda meluncurkan situs anda.
3 KOMPONEN EZINE PUBLISHING
Pada dasarnya ezine
publishing terdiri dari 3 komponen, yakni:
- Ezine, singkatan dari
electronic magazine
- Autoresponder
- Optin form atau optin box
#1 – Ezine
Ezine merupakan
istilah untuk penerbitan berkala dari serangkaian informasi yang mempunyai tema
tertentu. Formatnya bisa seperti majalah sesungguhnya, newsletter atau
mini-course.
Sebagai bahan
utama ezine publishing Kita perlu menyiapkan sejumlah artikel berdasarkan
keywords yang masih berada dalam tema pokok website kita. Jumlah artikel bisa
sangat bervariasi dari hanya beberapa sampai puluhan jumlahnya, bahkan ada yang
ratusan. Namun untuk keperluan niche website kita, 10 – 12 artikel sudah cukup
efektif untuk menghasilkan penjualan.
Bahan penulisan
artikel bisa diambil dari ebook yang kita promosikan. Kita bisa mengambil
beberapa judul dari ebook tersebut dan menulis ulang sebagian kontennya, tentu
tidak semua, seperti memberi penggalan informasi yang penggalan lainnya tapi
paling penting ada pada ebook yang kita promosikan.
Kembali saya menggunakan situs www.theorchidpot.com sebagai contoh untuk memperlihatkan judul rangkaian artikel mini-course tentang pemeliharaan bunga anggrek. Mini-course saya beri judul :Top 10 Secrets of Caring for Orchids" dengan judul-judul artikel sebagai berikut:
Kembali saya menggunakan situs www.theorchidpot.com sebagai contoh untuk memperlihatkan judul rangkaian artikel mini-course tentang pemeliharaan bunga anggrek. Mini-course saya beri judul :Top 10 Secrets of Caring for Orchids" dengan judul-judul artikel sebagai berikut:
Secret #1 - Three Easy Ways to Liven Up
Your Oncydium Orchids
Secret #2 - Maximizing the Benefits of
Fertilizers
Secret #3 - The Power of Humidity
Secret #4 - Selecting the Best Orchids for
Your Home
Secret #5 - Keeping Your Orchid Safe during
the Trip Home
Secret #6 - Take Care of Indoor Orchids the
Right Way !
Secret #7 - Proper Repotting of Orchids
Leads to Longer Orchid Life
Secret #8 - The Best Practices in Orchid
Watering
Secret #9 – How Sunlight Affects Orchid
Growth
Secret #10 - Keeping Your Orchid Garden
Pest Free
Judul-judul
tersebut ditampilkan sebagai bullets
point dalam optin form, sehingga peminat bisa mengetahui informasi apa yang
akan diperolehnya dalam mini-course kita.
Artikel-artikel
yang telah siap kemudian kita posting di autoresponder di mana kita bisa
mengatur urutan dan waktu kirim melalui e-mail dari rangkaian artikel ezine
publishing kita.
#2 – Autoresponder
Autoresponder merupakan komponen yang vital dalam ezine
publishing. Ini semacam alat yang membantu anda untuk mengelola, menerima dan
mengirim serangkaian e-mail secara otomatis yang merupakan bagian dari
newsletter berkala atau mini-course yang kita buat.
Alat ini bisa diatur sesuai keinginan kita dan bekerja
siang malam secara kontinu menerima dan membalas email tanpa kenal lelah. Saya
menggunakan AWeber Autoresponder yang saya nilai
paling reliable, ekonomis dengan fasilitas yang sangat lengkap.
Pengoperasiannya juga mudah. Tentu ada beberapa pilihan jasa autoresponder lain
seperti GetResponse, Mailloop, SendStudio dan Contact
Anda perlu membuat account terlebih dahulu di Aweber di
mana kemudian anda menentukan paket pembayaran yang diinginkan. Setelah membuat
account, maka proses berikutnya secara garis besar sebagai berikut:
-
Login ke account anda
-
Di top-bar menu klik My Lists >>
-
Create a new list >>
-
Basic Serttings – lengkapi informasi pokok yang diminta Aweber seperti list
name, list description, email address anda, serta pemberitahuan jika ada
pelanggan baru. Save settings >>
-
Personalize your List – meliputi company branding dan social media sharing
seperti Facebook dan Twitter. Save Settings >>
-
Confirmed Opt-in – di sini anda harus membuat beberapa halaman konfirmasi
bila seseorang melakukan opt-in seperti Confirm Your Subscription, Require
Opt-in in Web Forms dan Success page. Save Settings
-
Ke top-bar menu lagi
klik Messages >> Follow Up
-
Create A New Follow Up
Message – Di sini anda bisa mem-posting artikel-artikel yang telah anda
siapkan. Kita tinggal mengikuti petunjuk bagaimana melakukannya.
#3 – Optin form atau optin box
Optin form atau optin box merupakan bagian dari website
yang digunakan untuk menjaring pengunjung potensial yang mendaftar untuk
berlangganan ezine publishing kita dengan meninggalkan nama dan alamat emailnya
pada form ini. Optin form ini terhubung dengan autoresponder yang selanjutnya
akan mengirim email berkala itu kepada pelanggan secara otomatis.
Bobot dan
peranan optin form sebuah website terlihat dari tampilannya. Ada optin form
yang ala kadarnya, tidak menarik dan seolah mengatakan “silahkan berlangganan,
mau syukur kalau tidak mau ya tidak apa-apa”. Padahal ezine publishing
mempunyai peran penting seperti telah kita bahas di atas.
Oleh karena
itu, design dan text yang ditulis dalam sebuah optin form haruslah strongly appealing
si pengunjung sehingga dia merasa bahwa informasi yang akan disampaikan oleh ezine
kita membawa manfaat dan penting buat dirinya.
Optin form yang
akan kita pasang di niche website kita harus memiliki bagian-bagian d bawah ini
agar pengunjung tertarik dan mau berlangganan ezine publishing kita (Contoh
lihat: www.theorchidpot.com)
Headline – buatlah headline
untuk menarik perhatian. Ada 2 headlines yang saya gunakan yang saya anggap
paling appealing: “Who else wants ......” dan “The #1 Secret of.......”
Bullet Points – merupakan
text yang membuat orang ingin tahu lebih banyak
tentang how, why dan what it is all about. Tampilkan benefit dari
informasi yang akan kita sajikan.
Irresistable offer – buatlah penawaran anda sangat mudah diperoleh seperti “gratis”, “free
subscription”, “segera akan kami kirimkan email pertama saat ini juga” serta
mudah juga untuk “unsubscribe”
Call for Action – Jangan
malu-malu atau pakewuh untuk meminta pengunjung segera melakukan optin (“Optin
Now!”). Persilahkan ia segera menulis nama dan email dalam kolom yang tersedia
dan mengklik tombol “Submit”